KEBUMEN, DiengPost.com – Aparat kepolisian bergerak cepat meredam keresahan masyarakat terkait unggahan mistis yang viral di jagat maya. Hasilnya, Polres Kebumen meminta warga untuk mengabaikan Isu Teror Pocong Kebumen yang belakangan ini ramai beredar di berbagai platform media sosial pada Senin awal pekan ini.
Pihak berwajib menegaskan bahwa situasi keamanan di seluruh wilayah kabupaten saat ini tetap aman dan kondusif. Selain itu, tim siber telah menelusuri sumber rekaman video yang sempat memicu perdebatan netizen tersebut. Hasil pelacakan menunjukkan tidak ada satu pun peristiwa nyata yang terjadi di lapangan.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa konten viral tersebut murni merupakan hasil rekayasa digital. Oleh karena itu, beliau mengimbau warga agar tidak ikut menyebarkan ulang kiriman yang belum jelas sumbernya tersebut. Polisi mengategorikan tayangan itu sebagai produk kecerdasan buatan (AI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak menemukan kejadian mistis atau kriminal seperti dalam video viral tersebut di wilayah Kebumen,” ujar Putu Bagus. Lebih lanjut, beliau meminta masyarakat untuk segera menghubungi nomor layanan darurat resmi kepolisian jika mendapati adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Tanggapan Logis Warga dan Saring Informasi Digital
Selanjutnya, beberapa unggahan di media sosial memang menarasikan sosok menyerupai hantu tersebut membawa senjata tajam untuk mengetuk pintu rumah warga. Bahkan, narasi liar itu sempat membuat sebagian ibu rumah tangga merasa khawatir saat malam hari. Namun, sebagian besar masyarakat justru menanggapi kabar burung ini secara logis.
Ternyata, seorang warga Kecamatan Sruweng bernama Surya Pradikas menilai modus kejahatan dengan kostum hantu tersebut sangat tidak masuk akal. Di samping itu, ruang gerak pelaku justru akan menjadi sangat terbatas karena kaki dan tangannya terikat oleh kain kafan. Kondisi fisik yang terkunci tersebut akan memudahkan warga untuk meringkusnya.
Warga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih cerdas serta jernih dalam menyaring setiap konten video di internet. Sementara itu, petugas patroli malam dari polsek jajaran tetap mengintensifkan pengawasan di area permukiman guna memberikan rasa aman. Sinergi ini efektif mematahkan kepanikan massal akibat berita bohong.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















