KEBUMEN, DiengPost.com – Polres Kebumen akhirnya berhasil membongkar kasus pengeroyokan di Karangsambung yang sempat viral di jagat maya baru-baru ini. Petugas kepolisian bertindak cepat dengan mengamankan sekaligus menahan empat orang yang diduga kuat menjadi dalang aksi kekerasan anarkis tersebut.
Aksi brutal sekelompok pemuda ini terekam dengan jelas melalui kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian. Rekaman video digital tersebut memperlihatkan secara gamblang detik-detik peristiwa penyerangan massal yang meresahkan warga sekitar wilayah Kecamatan Karangsambung.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama memimpin langsung jalannya kegiatan pers rilis di markas kepolisian setempat. Beliau didampingi oleh Wakapolres Kompol Andre Bachtiar Winanomo beserta jajaran Kasatreskrim AKP Kanzi Fathan pada Rabu siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan penjelasan resmi dari kepolisian, peristiwa mengerikan ini dipicu oleh pertemuan dua kelompok pemuda setempat. Mereka awalnya berkumpul di sekitar area Jembatan Merah Putih Desa Kaligending untuk menyelesaikan sebuah masalah personal.
Namun, upaya mediasi damai tersebut justru berubah menjadi bentrokan fisik yang tidak terkendali antarkelompok masa. Beberapa pemuda yang terdesak kemudian mencoba menyelamatkan diri dengan berlari menuju ke dalam area Gudang J&T Karangsambung.
Pengejaran intensif tetap dilakukan oleh kelompok lawan yang sudah tersulut emosi tinggi hingga ke area pergudangan ekspedisi. Salah satu pelaku bahkan nekat melemparkan botol berisi bahan bakar atau bom molotov ke arah sasaran.
Lemparan bom molotov tersebut langsung menyulut kobaran api dan membakar jaket luar yang sedang dikenakan korban. Tidak hanya itu, kobaran api juga merusak serta menghanguskan tiga buah paket milik konsumen J&T.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











