KEBUMEN, DiengPost.com – Tragedi tenggelamnya seorang pelajar terjadi di Sungai Gentan, wilayah Dukuh Bantengrejo, Desa Bonorowo, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, Jumat (2/1/2026) sore.
Korban berinisial MA (18), warga Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus sungai sedalam dua meter.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengatakan, peristiwa bermula saat korban bersama sejumlah teman mandi di sungai menggunakan batang pohon pisang sebagai alat bantu berenang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Diduga korban tidak bisa berenang. Saat pegangan pelepah pisang terlepas, korban langsung tenggelam dan terseret arus,” ujar Kompol Faris, Sabtu (3/1/2026).
Tim dari Polsek Bonorowo bersama BPBD, Koramil Bonorowo, serta warga melakukan pencarian semenjak laporan diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah lebih dari satu jam pencarian, jasad korban ditemukan di bawah jembatan Desa Rowosari sekitar pukul 19.10 WIB.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Prembun untuk pemeriksaan medis. Pihak rumah sakit memastikan korban telah meninggal dunia. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan pihak keluarga menerima peristiwa itu sebagai musibah.
Kompol Faris mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperketat pengawasan terhadap anak-anak maupun remaja saat beraktivitas di sungai atau tempat berisiko lain.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















