“Beberapa waktu lalu, empat rumah di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, sudah kami relokasi karena terdampak pergerakan tanah. Karenanya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bersama,” tutur Luhur.
Kolaborasi Lintas Instansi
Pelatihan ini juga dihadiri perwakilan Camat Karanganyar, Kabag PK Ahmad Sobirin, Danramil Karanganyar Kapten Inf Catur Teguh Widodo, serta perwakilan Basarnas Unit Kebumen, R. Alianto. Mereka sepakat bahwa kolaborasi lintas instansi diperlukan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di tingkat kecamatan.
Kasat Samapta Polres Kebumen, AKP Edy Winawan, turut memberikan materi dasar tanggap bencana, termasuk pengenalan jenis-jenis bencana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Simulasi dan Trauma Healing
Kegiatan diakhiri dengan simulasi penanganan bencana dan sesi pelatihan trauma healing bagi korban bencana. Melalui simulasi tersebut, peserta diajak memahami langkah-langkah evakuasi dan koordinasi di saat kondisi darurat.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya tahu teori, tetapi juga siap bertindak secara kompak ketika bencana benar-benar terjadi,” ujar AKP Edy.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















