Atap SD Negeri 2 Kritig Petanahan Roboh, Diduga Akibat Kayu Lapuk dan Cuaca Buruk

Senin, 29 Desember 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian atap bangunan di SD Negeri 2 Kritig, Kecamatan Petanahan, roboh pada Senin pagi (29/12/2025).

i

Sebagian atap bangunan di SD Negeri 2 Kritig, Kecamatan Petanahan, roboh pada Senin pagi (29/12/2025).

KEBUMEN – Sebagian atap bangunan di SD Negeri 2 Kritig, Kecamatan Petanahan, roboh pada Senin pagi (29/12/2025). Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman mewakili Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Petugas Polsek Petanahan bersama unsur Muspika langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari pihak sekolah.

“Begitu laporan masuk, anggota kami segera mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” kata Kompol Faris.

Dari hasil pemeriksaan, bangunan yang ambruk merupakan gudang penyimpanan barang yang sudah lama tidak digunakan. Sementara itu, atap toilet di sisi utara gudang juga ikut roboh. Satu gudang lainnya yang terletak di dekat kantor guru diketahui dalam kondisi rapuh karena struktur kayunya hampir patah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu guru, Nur Hasanah, yang datang lebih awal ke sekolah. Ia kemudian memanggil Hartanto, rekan kerjanya, untuk memastikan kondisi bangunan lain di lingkungan sekolah. Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa titik bangunan mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Peringati Hari Ibu ke-97, Polres Kebumen Tegaskan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga atap gudang ambruk akibat lapuknya kayu usuk dan reng yang menjadi penyangga. Kondisi itu diperparah oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Petanahan pada malam sebelumnya.

“Struktur kayu sudah rapuh sehingga tidak kuat menahan beban atap saat hujan dan angin kencang,” ujar Kompol Faris.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kebumen.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mampu Kemas Pesan Kamtibmas, Pelajar Kebumen Raih Apresiasi Lomba Reels AI dari Kapolres Kebumen
Bupati Lilis Kenang Peran Zaeni Miftah dalam Muscab PKB Kebumen
Berawasl Usaha Rumahan, Industri Jas Hujan Kebumen Kini Sukses Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Dua Pekerja Tersengat Listrik Saat Memperbaiki Atap Rumah di Kebumen
Viral Video Muda-mudi Tidur Berpelukan di Masjid Pantai Logending
Polisi Ringkus Ayah Bejat, Kasus Persetubuhan Anak di Kebumen Terbongkar
Modus Belajar Dini, Kasus Pencabulan Guru Ngaji Kebumen Terbongkar
Usai Lebaran, Tren Pernikahan di Kebumen Meningkat Drastis

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:26 WIB

Mampu Kemas Pesan Kamtibmas, Pelajar Kebumen Raih Apresiasi Lomba Reels AI dari Kapolres Kebumen

Selasa, 21 April 2026 - 07:41 WIB

Bupati Lilis Kenang Peran Zaeni Miftah dalam Muscab PKB Kebumen

Selasa, 21 April 2026 - 07:35 WIB

Berawasl Usaha Rumahan, Industri Jas Hujan Kebumen Kini Sukses Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Kamis, 16 April 2026 - 11:42 WIB

Dua Pekerja Tersengat Listrik Saat Memperbaiki Atap Rumah di Kebumen

Selasa, 7 April 2026 - 13:54 WIB

Viral Video Muda-mudi Tidur Berpelukan di Masjid Pantai Logending

Berita Terbaru