Perahu Nelayan Terbalik di Muara Logending, Dua ABK Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu nelayan bernama MM Maju yang terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang besar saat hendak melaut.

i

Perahu nelayan bernama MM Maju yang terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang besar saat hendak melaut.

KEBUMEN, DiengPost.com — Sebuah kecelakaan laut terjadi di muara Sungai Bodo, pintu masuk Pelabuhan Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Selasa pagi, 27 Januari 2026. Perahu nelayan bernama MM Maju terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang besar saat hendak melaut.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Perahu yang diawaki dua anak buah kapal (ABK), yakni Ma’tuf (39) dan Akhmad Fuadi (34), semula berangkat dari Pelabuhan Logending.

Baca Juga:  Belajar dari Tragedi Sungai Gentan : Polisi Imbau Warga Kebumen Lebih Waspada Awasi Aktivitas Anak di Sungai

“Namun, setibanya di ujung muara Sungai Bodo, perahu diterjang ombak besar dari arah selatan sehingga oleng dan akhirnya terbalik. Dua ABK kapal berhasil menyelamatkan diri,” jelas Kapolres Kebumen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua ABK berenang menuju pemecah gelombang di sekitar muara sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari nelayan setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Keduanya kemudian dievakuasi ke Pos TNI Angkatan Laut Logending untuk mendapatkan pertolongan medis. Kondisi keduanya dilaporkan selamat. Sementara itu, perahu beserta mesin dan alat tangkap mengalami kerusakan parah.

Baca Juga:  KUHP Nasional Disosialisasikan, Polres Kebumen Siap Hadapi Masa Transisi

Saksi mata menyebutkan bahwa gelombang datang secara tiba-tiba dengan kekuatan cukup besar. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab utama kecelakaan laut ini. Total kerugian akibat rusaknya perahu, mesin, dan alat tangkap diperkirakan mencapai Rp60 juta.

“Petugas Satpolairud Polres Kebumen bersama Pos AL Logending dan SAR Lawet Perkasa Kebumen mendatangi lokasi kejadian selanjutnya melakukan evakuasi korban, pendataan saksi, serta penyelidikan awal untuk memastikan penyebab kecelakaan,” ujar Kapolres.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kebumen.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramai di Media Sosial, Polres Minta Warga Tak Percaya Isu Teror Pocong Kebumen
Tragis! Penganiayaan di Buayan Kebumen, Suami Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
Diduga Korsleting, Satu Unit Mobil Pikap Terbakar di Pejagoan Saat Diservis
Penemuan Jenazah di Buayan Kebumen, Pria Asal Tugu Meninggal di Tepi Jalan
Miris! Polisi Sita 76 Ribu Obat Keras Ilegal Kebumen yang Sasar Kalangan Pelajar
Ratusan Pemuda Ikuti Turnamen MLBB Polres Kebumen Lawet Cup 2026, Tim Narwhall Sabet Juara Pertama
Mampu Kemas Pesan Kamtibmas, Pelajar Kebumen Raih Apresiasi Lomba Reels AI dari Kapolres Kebumen
Bupati Lilis Kenang Peran Zaeni Miftah dalam Muscab PKB Kebumen

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:39 WIB

Ramai di Media Sosial, Polres Minta Warga Tak Percaya Isu Teror Pocong Kebumen

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:47 WIB

Tragis! Penganiayaan di Buayan Kebumen, Suami Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas

Senin, 11 Mei 2026 - 09:30 WIB

Diduga Korsleting, Satu Unit Mobil Pikap Terbakar di Pejagoan Saat Diservis

Senin, 11 Mei 2026 - 07:19 WIB

Penemuan Jenazah di Buayan Kebumen, Pria Asal Tugu Meninggal di Tepi Jalan

Kamis, 30 April 2026 - 10:11 WIB

Miris! Polisi Sita 76 Ribu Obat Keras Ilegal Kebumen yang Sasar Kalangan Pelajar

Berita Terbaru