13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Kasus Sopir SPPG Viral di Kebumen Berakhir Damai Lewat Mediasi

Senin, 9 Februari 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediasi kasus sopir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat viral karena menabrak pagar sekolah dan menganiaya warga di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

i

Mediasi kasus sopir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat viral karena menabrak pagar sekolah dan menganiaya warga di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

KEBUMEN, DiengPost.com — Kasus sopir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat viral karena menabrak pagar sekolah dan menganiaya warga di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, akhirnya diselesaikan melalui jalur mediasi.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan bahwa mediasi antara warga Desa Clapar dan pihak SPPG Tirto Mulyo Wonotirto berlangsung pada Sabtu (7/2/2026), dengan pendampingan dari aparat kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa.

“Mediasi berjalan lancar, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan,” ujar AKBP Putu, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga:  Yayasan Sahabat Disabilitas Kebumen Resmi Berdiri, Fokus pada Kesetaraan

Peristiwa ini mencuat setelah video mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak pagar SD Negeri Clapar dan pengemudinya melakukan penganiayaan terhadap warga, beredar luas di media sosial dan memicu reaksi publik.

Dalam mediasi yang digelar di Sanggar Tari Pager Bumi Panembahan, pihak SPPG mengakui kesalahan sopir mereka, Ajis Setyo Wihantoro. Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak, yang kemudian diterima oleh masyarakat setempat.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG menyatakan kesediaan mengganti kerugian materiil, termasuk memperbaiki pagar sekolah, kendaraan warga yang rusak, serta memberikan bantuan biaya pengobatan bagi korban luka. Selain itu, pembinaan terhadap sopir juga akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga:  Seminggu Menghilang, Polsek Kutowinangun Kebumen Buru Jejak Ibu dan Anak

Dalam kesepakatan yang disaksikan unsur Forkopimcam Karanggayam, kedua belah pihak sepakat tidak akan menempuh jalur hukum dan menyatakan perkara selesai secara musyawarah. Koordinator wilayah MBG Kecamatan Karanggayam juga menyampaikan bahwa kinerja sopir akan dievaluasi dan kemungkinan dicoret dari daftar relawan SPPG.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel kebumen.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sorotan Armada POPDA Kebumen, Bupati Janji Perbaiki Fasilitas Kontingen Atlet
Viral! Atlet Popda Kebumen ke Semarang Naik Engkel, Kadisdikpora Beri Penjelasan
Kebumen Fest 2026 Resmi Dibuka dengan Kemeriahan Night Street Carnival
Hari Jadi Kabupaten Kebumen Simpan Sejarah Perjuangan Ki Bodronolo
Kemeriahan Peringatan Hari Jadi ke-397 Kebumen dalam Balutan Adat Jawa
Bupati Kebumen Jenguk Pelajar Korban Perundungan di Kutowinangun
Penanganan Kasus Perundungan Pelajar Kebumen Melibatkan Bapas
Motif Cemburu, Pelajar SMK di Kutowinangun Kebumen Jadi Tersangka Penganiayaan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:55 WIB

Sorotan Armada POPDA Kebumen, Bupati Janji Perbaiki Fasilitas Kontingen Atlet

Kamis, 3 September 2026 - 17:59 WIB

Viral! Atlet Popda Kebumen ke Semarang Naik Engkel, Kadisdikpora Beri Penjelasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Kebumen Fest 2026 Resmi Dibuka dengan Kemeriahan Night Street Carnival

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Hari Jadi Kabupaten Kebumen Simpan Sejarah Perjuangan Ki Bodronolo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Kemeriahan Peringatan Hari Jadi ke-397 Kebumen dalam Balutan Adat Jawa

Berita Terbaru