Bahkan, salah satu pengantin asal Desa Jatisari mengaku sangat terbantu dengan kesigapan petugas KUA di tengah suasana lebaran. Jadi, fenomena pernikahan di Kebumen meningkat ini mencerminkan semangat baru bagi ratusan keluarga untuk memulai kehidupan rumah tangga yang sakinah.
Sebab, efisiensi waktu cuti kerja bagi warga perantauan menjadi alasan logis di balik banyaknya jadwal pernikahan pada bulan Syawal. Oleh karena itu, Kemenag Kebumen terus berupaya memberikan kemudahan akses layanan agar masyarakat merasa terlayani dengan sangat baik.
Jadi, keberhasilan mengelola ratusan jadwal akad nikah ini membuktikan profesionalisme aparatur sipil negara dalam merespon kebutuhan publik. Akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan pernikahan dapat tuntas dilaksanakan dengan penuh khidmat tanpa ada kendala teknis yang berarti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan demikian, sinergi antara kesiapan petugas dan ketaatan administrasi warga menciptakan ketertiban hukum dalam perkawinan. Maka, diharapkan momentum ini membawa keberkahan bagi seluruh pasangan yang memulai bahtera rumah tangga di wilayah Kabupaten Kebumen.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















