KEBUMEN, DiengPost.com – Sejarah Hari Jadi Kabupaten Kebumen memiliki perjalanan panjang dari era Kerajaan Mataram Islam. Wilayah yang dahulu bernama Kadipaten Panjer ini memegang peranan sangat penting dalam sejarah.
Nama Kebumen sendiri diyakini berasal dari kata Kabumian yang merujuk tempat Pangeran Bumidirja. Penyebutan Kabumian kemudian berubah secara bertahap hingga menjadi nama Kebumen seperti sekarang.
Peran Panjer sangat krusial saat penyerbuan pasukan Sultan Agung ke Batavia tahun 1629. Tokoh asal Desa Karanglo, Ki Bodronolo, bekerja sama dengan Ki Suwarno menyediakan logistik.
Mereka menghimpun bahan pangan masyarakat untuk membangun lumbung pasokan dalam skala besar. Berkat keberhasilan tersebut, Ki Suwarno kemudian diangkat menjadi Bupati Panjer oleh raja.
Sementara Ki Bodronolo dikirim ke Batavia sebagai prajurit pengawal pasokan pangan pasukan.
Penetapan Resmi dan Kiprah Tokoh Legendaris
Pemerintah daerah menetapkan 21 Agustus 1629 sebagai peringatan Hari Jadi Kabupaten Kebumen. Penetapan melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 ini berlandaskan penelitian sejarah mendalam.
Momentum ini menjadi sarana menumbuhkan persatuan serta rasa bangga terhadap identitas lokal. Sejarah daerah juga diwarnai kiprah Tumenggung Arungbinang I yang menjadi panglima prajurit.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya







